7 Tips Sebagai Solusi Merawat Baterai Ponsel Pintar

merawat baterai ponsel

Pengguna smatphone sering direpotkan dengan daya baterai yang cepat habis. Meskipun kapasitas daya simpan energinya terbilang besar tetapi keluhan tersebut tetap saja terjadi.

Lalu bagaimana solusinya agar baterai ponsel pintar relatif lebih awet sehingga tidak bolak-balik untuk mengisi ulang dayanya? Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan dalam merawat baterai ponsel pintar.

 

Solusi Merawat Baterai Ponsel Pintar

Ada berbagai cara yang terbukti bisa menekan penggunaan daya baterai ponsel. Dengan demikian, semakin meningkatkan kenyamanan dalam menggunakan smartphone. Apalagi bagi Anda yang menginstal sangat banyak aplikasi dengan beragam kebutuhan. Termasuk terbiasa menggunakan handphone dengan durasi yang terbilang lama. Nah, ikuti beragam solusi berikut ini sebagai cara untuk merawat baterai ponsel pintar.

 

1. Hindari suhu ekstrim

Pada kondisi ekstrim baik terlalu dingin atau panas maka membuat baterai ponsel tidak bisa bekerja dengan optimal. Kerusakan bahkan bisa terjadi pada baterai dan komponen ponsel secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan Anda menghindari kondisi tersebut sebagai langkah tepat dalam perawatan baterai ponsel.

 

2. Aktifkan fitur kunci smartphone

Konsumsi daya baterai lebih sedikit dalam keadaan sleep karenanya sangat disarankan untuk mengunci ponsel pintar saat tidak dioperasikan. Sistem ini memang dirancang agar pemakaian energi baterai lebih hemat. Kondisi umum saat fitur ini diaktifkan adalah cahaya layar ponselnya mati sebagai pertanda sistem perangkat ini dalam kondisi sleep. Namun, perlu diketahui apakah ponsel Anda menerapkan fitur Wakelock atau tidak. Meskipun dalam kondisi sleep, baterai smartphone tetap saja terkuras saat fasilitas tersebut diaktifkan.

 

3. Atur tingkat pencahayaan lebih rendah

Anda bisa merawat baterai ponsel dengan melakukan pengurangan intensitas cahaya. Dengan begitu, nyala cahaya pada layar ponsel pintar tidak terlalu terang. Perlu Anda ketahui kalau pemakaian energi baterai terbesar daripada komponen smartphone lainnya terletak pada layarnya. Jadi sangat penting untuk mengatur tingkat brightness agar lebih rendah tetapi tetap nyaman dalam penggunaan smartphone.

Baca juga: Strategy Cerdas Membeli Rumah

4. Non aktifkan sistem konektivitas

Beragam sistem konektivitas seperti WiFi, Bluetooth  dan GPS sebaiknya tidak diaktifkan kalau memang tidak diperlukan. Hal ini dikarenakan kalau berbagai fitur tersebut tetap dinyalakan maka akan melakukan pencarian sinyal dan perangkat lain. Padahal aktivitas tersebut sangat membebani daya baterai sehingga kapasitas penyimpanan energinya cepat habis.

 

5. Matikan fitur Sync

Fasilitas di android ini harus dimatikan kalau memang tidak sedang dimanfaatkan. Jadi supaya daya lebih hemat pergunakan saja fitur Sync kala sedang mengisi ulang baterainya saja. Penting sekali untuk selalu memerhatikan cara merawat baterai ponsel ini agar tidak sering bolak-balik mengisi ulang dayanya.

 

6. Pakai WiFi dan matikan paket data

Menggunakan internet melalui koneksi WiFi sangat disarankan tidak hanya untuk menghemat kuota pengguna smartphone tapi juga agar awet energi baterainya. Hal ini karena ponsel pintar tidak lagi melakukan pencarian sinyal internet saat menggunakan WiFi. Dengan begitu, kondisi tersebut bisa menghemat konsumsi daya baterai ponselnya.

 

7. Nonaktifkan aplikasi yang tidak dipakai

Kapasitas energi baterai ponsel juga gampang terkuras karena kebiasaan tidak mematikan aplikasi setelah tidak digunakan. Dengan begitu, segala aktivitasnya akan berdampak pada borosnya daya baterai.

 

Nah, itulah berbagai tips yang sangat tepat diaplikasikan agar membantu merawat baterai ponsel. Komponen ini sangatlah penting keberadaannya sehingga perawatan khusus harus senantiasa diperhatikan. Penggantian baterai terpaksa dilakukan kalau ternyata fungsinya sudah menurun. Kondisi ini makin merepotkan kalau baterai smartphone merupakan tipe non removeable. Jadi jangan sampai lupa untuk menjaga keawetannya sebagai antisipasi kerusakannya.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *